PUSAT DATA DAN INFORMASI

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

 

1. Layanan Jaringan

Koneksi jaringan komputer baik publik maupun privat (private network) yang berbasis protokol TCP/IP.

 

2. Layanan Collocation

Layanan penitipan tempat untuk meletakan server yang dipergunakan untuk hosting

 

3. Layanan Hosting

Jasa internet untuk membuat halaman website yang telah dibuat menjadi online dan bisa diakses publik.

 

4. Video Conference

Layanan telekomunikasi interaktif melalui audio dan video

 
Kumpulan data infografis yang dibuat oleh Pusat Data dan Informasi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Workshop Awareness Keamanan Teknologi Informasi

Dipublikasikan Pada : MON, 06 JUN 2016, Dibaca : 1.186 Kali
Kota Batam, 1 Juni 2016
Untuk pertama kalinya, Pusat Data dan Informasi mengadakan Workshop Awareness Keamanan Teknologi Informasi bagi pengelola data di tingkat pusat dan daerah. Kegiatan ini akan diikuti oleh pengelola data dari 33 provinsi, 33 kota serta beberapa unit di lingkungan Kementerian Kesehatan. Gelombang pertama dilaksanakan di Hotel Allium Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, 1-4 Juni 2016, yang dihadiri oleh 16 peserta provinsi, 19 peserta kota, 33 peserta pusat serta 4 peserta tambahan. Gelombang kedua direncanakan akan diadakan di Kota Denpasar, Provinsi Bali pada Agustus 2016.
Kegiatan ini diawali dengan perkenalan oleh masing-masing peserta serta gambaran situasi pengelolaan data di lingkungan kerja mereka. Para peserta berbagi pengetahuan dan pengalaman serta permasalahan yang dihadapi terkait keamanan informasi, mulai dari akun email yang diretas hingga hilangnya akses data setelah putusnya kerja sama dengan pihak pemberi layanan (vendor).
Workshop Awareness Keamanan Teknologi Informasi merupakan salah satu upaya untuk menciptakan dan meningkatkan kesadaran para pengelola data, baik di Kementerian Kesehatan maupun Dinas Kesehatan, mengenai pentingnya keamanan teknologi informasi dalam rangka menjaga kerahasiaan dan ketersediaan informasi. Dengan demikian, para pengelola data dapat menerapkan pengamanan informasi di tempat kerjanya.
Pengamanan informasi adalah suatu proses perlindungan terhadap informasi untuk memastikan kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity) dan ketersediaan (availability) informasi yang dibutuhkan. Beberapa strategi yang dapat dilakukan, yaitu physical security, atau pengamanan pekerja/anggota organisasi, aset fisik dan tempat kerja dari berbagai ancaman; personal security, atau perlindungan terhadap orang-orang yang ada dalam organisasi; operation security, atau pengamanan kemampuan organisasi untuk bekerja tanpa gangguan; communication security, atau pengamanan media komunikasi, teknologi komunikasi dan isinya, serta pemanfaatannya; dan network security, atau pengamanan peralatan jaringan data organisasi dan isinya, serta kemampuan untuk menggunakan jaringan tersebut dalam memenuhi fungsi komunikasi data organisasi.
Workshop ini menghadirkan beberapa narasumber dari kementerian dan instansi di luar Kementerian Kesehatan untuk membagi pengalaman dan informasi seputar pengamanan dan pemanfaatan teknologi informasi. Beberapa narasumber tersebut adalah Koko Bachruddin, ST, MMSI yang berasal dari Universitas Gunadarma (Keamanan Jaringan Komputer), Intan Rahayu, ST, M.Si yang berasal dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kebijakan Keamanan Informasi 2016), A. Indarko Wiyogo yang merupakan Direktur PT. KAI (Security Awareness), Hadi Cahyono yang berasal dari LEMTI UI (Organisasi Keamanan ISMS), serta Gusdiharto Pratomo yang berasal dari PT Telkom (Managing Data through Cloud Service). Dari Pusat Data dan Informasi, materi yang disampaikan antara lain mengenai Kebijakan Keamanan Informasi Bidang Kesehatan (Boga Hardhana, S.Si, MM selaku Kepala Bidang Pengelolaan Teknologi Informasi), Kebijakan One Data (Dr. drh. Didik Budijanto, M.Kes selaku Kepala Bidang Pengelolalan Data dan Informasi) dan Monitoring Penggunaan Infrastruktur dan Jaringan TI di Kementerian Kesehatan (Aris Priya Handoko, S.Kom, MKM selaku Kepala Sub Bidang Pengelolaan Infrastruktur Teknologi Informasi).
Dengan terus berjalannya kemampuan teknologi informasi, diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan sebagai upaya tetap menjaga keamanan informasi, khususnya bagi para pengelola data di dinas kesehatan dan unit di lingkungan Kementerian Kesehatan.
Berita ini dipublikasikan oleh Tim Web Pusat Data dan Informasi, Kementerian Kesehatan RI.

Informasi Terkait Lainnya