PUSAT DATA DAN INFORMASI

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

 

1. Layanan Jaringan

Koneksi jaringan komputer baik publik maupun privat (private network) yang berbasis protokol TCP/IP.

 

2. Layanan Collocation

Layanan penitipan tempat untuk meletakan server yang dipergunakan untuk hosting

 

3. Layanan Hosting

Jasa internet untuk membuat halaman website yang telah dibuat menjadi online dan bisa diakses publik.

 

4. Video Conference

Layanan telekomunikasi interaktif melalui audio dan video

 
Kumpulan data infografis yang dibuat oleh Pusat Data dan Informasi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Pelatihan Sistem Informasi Puskesmas (SIP)

Dipublikasikan Pada : TUE, 07 JUN 2016, Dibaca : 2.939 Kali
Pada hari Senin (30/5), Bapak Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, telah membuka Pelatihan Sistem Informasi Puskesmas Tahun 2016 lokasi Bogor yang akan berlangsung selama 6 hari sejak 30 Mei sampai dengan 4 Juni 2016. Kegiatan Pelatihan Sistem Informasi Puskesmas (SIP) lokasi Bogor ini diselenggarakan di Hotel Agria Gino Ferucci, Bogor dan dihadiri peserta dari 9 dinas kesehatan provinsi yang termasuk dalam Regional Tengah (Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten).
Dalam sambutannya Bapak Kepala Pusat Data dan Informasi menjelaskan bahwa Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan primer yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Untuk mengoptimalkan fungsi Puskesmas tersebut diperlukan manajemen Puskesmas yang didukung sistem pencatatan dan pelaporan yang berkualitas. Untuk keperluan tersebut dibutuhkan dukungan sistem informasi Puskesmas yang baik, mulai dari pengumpulan data hasil pelaksanaan kegiatan, sampai pada pengolahan dan pemanfaatannya.
Hal ini dipertegas dalam Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat, bahwa Sistem Informasi Puskesmas diperlukan untuk membantu proses pengambilan keputusan dalam melaksanakan manajemen Puskesmas untuk mencapai sasaran kegiatan. Oleh karena itu setiap Puskesmas wajib melakukan kegiatan Sistem Informasi Puskesmas, baik secara elektronik atau non elektronik yang mencakup pencatatan dan pelaporan kegiatan Puskesmas dan jaringannya, survei lapangan, laporan lintas sektor terkait, dan laporan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya
Pelaksanaan Sistem Informasi Puskesmas diharapkan dapat sejalan dengan perkembangan kebijakan saat ini yang mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), rencana strategis kesehatan, dan program-program kesehatan lainnya. Dalam implementasinya SIP telah pula memperhatikan standardisasi dalam kesehatan, pola penyakit / masalah kesehatan, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi.
Beberapa materi yang disampaikan oleh berbagai pengajar dan nara sumber lintas program dalam Pelatihan Sistem Informasi Puskesmas dengan peserta dari wilayah Bogor (Regional Tengah) adalah Kebijakan Sistem Informasi oleh Kepala Pusat Data dan Informasi, Kebijakan Sistem Informasi Puskesmas oleh Yudianto, SKM, MSi, Kepala Bidang Pengembangan Sistem Informasi, Kebijakan Pelatihan untuk Pengembangan SDM Kesehatan dipaparkan oleh Pusat Pelatihan Tenaga Kesehatan, BPPSDM, Kebijakan Puskesmas oleh dr. Gita Maya Koemara Sakti, MHA , Direktur Pelayanan Kesehatan Primer.
Pembahasan materi inti adalah Pencatatan dan Pelaporan Data Kunjungan di Puskesmas (loket) dan jaringannya serta Data Dasar Puskesmas dipaparkan oleh staf teknis Pelayanan Kesehatan Primer, Pencatatan dan Pelaporan Data Pelayanan Pemeriksaan Umum dan Kesehatan Gigi Mulut dipaparkan oleh staf teknis Pelayanan Kesehatan Primer, materi Pencatatan dan Pelaporan Data Gizi KIA dan Imunisasi oleh Kepala Sub Bidang dan staf dari Dit. Kesehatan Keluarga dan dari subdit Bina Gizi Masyarakat, Pencatatan dan Pelaporan Data Penyakit Menular dan  Penyakit Tidak Menular  dan Kesehatan Jiwa dipaparkan oleh staf teknis dari Dit. Pengendalian Penyakit Menular, Dit. Pengendalian Penyakit Tidak Menular, dan dari Program Informasi (PI) Pengendalian Penyakit (P2P). Materi selanjutnya adalah Pencatatan dan Pelaporan Data Surveilans, KLB dan Data Kematian yang dipaparkan oleh staf teknis dari Subdit. Surveilans, Pencatatan dan Pelaporan Data Promosi Kesehatan, Kesehatan Kerja Olahraga, dan Kesehatan Lingkungan yang dipaparkan oleh Kepala Sub Bidang dan staf teknis dari Biro Pemberdayaan dan Pusat Promosi Kesehatan, Subdit. Kesehatan Lingkungan, Subdit. Kesehatan Kerja dan Olahraga. Dua materi inti terakhir adalah Pencatatan dan Pelaporan Data Kefarmasian dan Laboratorium yang dipaparkan oleh Dit. Farmasi dan Alat Kesehatan, serta Pencatatan dan Pelaporan  Data Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan dipaparkan oleh Dit. Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Beberapa materi sebagai penutup pelatihan SIP ini adalah paparan dan pembahasan teknis terkait Analisis dan Pemanfaatan Data oleh dr. Fetty Ismandari, M.Kes dari Bidang Analisis dan Diseminasi Informasi, Pusat Data dan Informasi, kemudian dilanjutkan pemateri dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang menjelaskan tentang Aplikasi Sistem Elektronik SIP.

Kegiatan pelatihan SIP ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan data Puskesmas kepada petugas Sistem Informasi Kesehatan dan petugas lain yang terlibat dalam penyelenggaraan SIP. Setelah mengikuti pelatihan ini seluruh pengelola program di Dinas Kesehatan provinsi diharapkan dapat memahami Sistem Informasi Puskesmas dan mampu melakukan pembinaan untuk implementasinya secara berjenjang, terpadu dan terintegrasi sampai ke Puskesmas di wilayahnya.

Informasi Terkait Lainnya