PUSAT DATA DAN INFORMASI

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

 

1. Layanan Jaringan

Koneksi jaringan komputer baik publik maupun privat (private network) yang berbasis protokol TCP/IP.

 

2. Layanan Collocation

Layanan penitipan tempat untuk meletakan server yang dipergunakan untuk hosting

 

3. Layanan Hosting

Jasa internet untuk membuat halaman website yang telah dibuat menjadi online dan bisa diakses publik.

 

4. Video Conference

Layanan telekomunikasi interaktif melalui audio dan video

 
Kumpulan data infografis yang dibuat oleh Pusat Data dan Informasi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Situasi Rabies di Dunia

Dipublikasikan Pada : FRI, 14 OCT 2016, Dibaca : 1.617 Kali
Sampai dengan tahun 2015 Rabies tersebar di 25 Provinsi, dengan jumlah kasus gigitan yang cukup tinggi, berdasarkan data pada tahun 2015 dari Ditjen P2P, Direktorat Pengendalian Penyakit Tular Vektor Zoonotik terdapat  80.403 kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) yang dilaporkan. Sedangkan 9 provinsi bebas rabies, diantaranya 5 provinsi bebas historis (Papua, Papua Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Nusa Tenggara Barat), dan 4 provinsi dibebaskan (Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan DKI Jakarta). Terdapat beberapa indikator yang digunakan dalam memantau upaya pengendalian rabies yaitu: kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR), kasus yang di beri vaksinasi post exposure treatment dengan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan kasus yang meninggal karena rabies (Lyssa) dan spesimen positif pada hewan. Penentuan suatu daerah dikatakan tertular rabies berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium hewan, dan kewenangan ini ditentukan oleh Kementerian Pertanian.

Infodatin Situasi Rabies di Dunia Jangan Ada Lagi Kematian Akibat Rabies ini dapat didownload di menu Informasi Publik - Publikasi Data dan Informasi - Infodatin.

Informasi Terkait Lainnya